Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS)
terhadap rupiah pagi ini kembali menguat dibandingkan dengan kemarin.
Dolar kembali bergerak ke Rp 14.910.
Mengutip data perdagangan Reuters, Senin (1/10/2018), pagi ini dolar AS tercatat berada di level 14.910. Level yang sama dengan Jumat pagi pekan lalu.
Dolar AS sempat bergerak ke level tertinggi di 14.911 dan terendah di Rp 14.879.
Mengutip data perdagangan Reuters, Senin (1/10/2018), pagi ini dolar AS tercatat berada di level 14.910. Level yang sama dengan Jumat pagi pekan lalu.
Dolar AS sempat bergerak ke level tertinggi di 14.911 dan terendah di Rp 14.879.
Rupiah
secara rata-rata melemah sebesar 1,05% pada Agustus 2018. Tekanan
terhadap nilai tukar Rupiah relatif terbatas pada September 2018
sehingga pada 26 September 2018 ditutup pada level Rp 14.905 per dolar
AS.
Untuk memperkuat stabilitas Rupiah, kenaikan suku bunga tersebut juga didukung oleh kebijakan untuk memberlakukan transaksi Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dalam rangka mempercepat pendalaman pasar valas serta memberikan alternatif instrumen lindung nilai bagi bank dan korporasi.
Transaksi DNDF adalah transaksi forward yang penyelesaian transaksinya dilakukan secara netting dalam mata uang Rupiah di pasar valas domestik.
Kurs
acuan yang digunakan adalah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor)
untuk mata uang dolar AS terhadap Rupiah dan kurs tengah transaksi Bank
Indonesia untuk mata uang non-dolar AS terhadap Rupiah.
Transaksi DNDF dapat dilakukan oleh Bank dengan nasabah dan pihak asing untuk lindung nilai atas risiko nilai tukar Rupiah, dan wajib didukung oleh underlying transaksi berupa perdagangan barang dan jasa, investasi dan pemberian kredit Bank dalam valas (zlf/zlf)
Transaksi DNDF dapat dilakukan oleh Bank dengan nasabah dan pihak asing untuk lindung nilai atas risiko nilai tukar Rupiah, dan wajib didukung oleh underlying transaksi berupa perdagangan barang dan jasa, investasi dan pemberian kredit Bank dalam valas (zlf/zlf)
Sumber : Detik
PT Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar