Kamis, 01 Oktober 2026

Nikkei Tembus Level Tertinggi Enam Pekan, Saham Teknologi Menguat

Indeks Nikkei 225 naik 0,9% hingga menembus level 67.000 pada perdagangan Kamis, 1 Oktober, mencatatkan penguatan dalam dua sesi berturut-turut sekaligus mencapai level tertinggi dalam enam pekan. Kenaikan pasar saham Jepang terutama didorong oleh saham-saham teknologi dan perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Sentimen positif terhadap sektor teknologi menguat setelah Micron Technology menyampaikan prospek kinerja yang optimistis. Perkembangan tersebut meningkatkan ekspektasi terhadap permintaan chip global, terutama seiring kebutuhan semikonduktor yang terus berkembang untuk mendukung pusat data dan aplikasi AI. Kondisi tersebut turut memberikan dorongan bagi saham teknologi Jepang yang memiliki eksposur terhadap rantai pasok semikonduktor global.

Perkembangan teknologi AI juga menjadi perhatian pasar setelah Google meluncurkan Gemini 4 Argon. Kemajuan dalam teknologi AI kembali meningkatkan perhatian investor terhadap perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan dan penggunaan teknologi tersebut. Sentimen positif di sektor AI kemudian menyebar ke pasar saham Jepang dan menjadi salah satu faktor utama di balik kenaikan Nikkei.

Dari Amerika Serikat, data Personal Consumption Expenditures (PCE) yang lebih rendah dari perkiraan turut memberikan dukungan terhadap aset berisiko. Data tersebut membuat investor mengurangi ekspektasi terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan ini. Perubahan ekspektasi tersebut membantu meningkatkan sentimen terhadap saham karena prospek tekanan kebijakan moneter yang lebih ketat menjadi sedikit berkurang.

Meski demikian, pasar global masih menghadapi sejumlah risiko. Harga minyak yang tinggi dapat mempertahankan tekanan inflasi, sementara kenaikan imbal hasil obligasi berpotensi memengaruhi valuasi saham. Kedua faktor tersebut tetap menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah suku bunga dan biaya pendanaan di berbagai negara.

Dari dalam negeri Jepang, sentimen manufaktur juga menunjukkan perbaikan. Data Bank of Japan menunjukkan sentimen sektor manufaktur meningkat pada kuartal III dan mencapai level tertinggi dalam lebih dari delapan tahun. Perbaikan sentimen tersebut memberikan gambaran yang lebih positif mengenai kondisi bisnis perusahaan Jepang dan menjadi faktor tambahan yang mendukung pasar saham.

Sejumlah saham teknologi mencatat kenaikan signifikan selama perdagangan. Kioxia Holdings naik 4,1%, Advantest menguat 4,7%, SoftBank Group meningkat 2,5%, Taiyo Yuden naik 2,5%, sementara Murata Manufacturing menguat 4,5%. Kinerja saham-saham tersebut menunjukkan kuatnya minat investor terhadap perusahaan yang terkait dengan semikonduktor, perangkat elektronik, dan teknologi AI.

Kenaikan Nikkei hingga melewati level 67.000 menempatkan perhatian pasar pada kemampuan indeks mempertahankan level tersebut di tengah berbagai perkembangan global. Meskipun sentimen terhadap teknologi dan perbaikan kondisi manufaktur Jepang memberikan dukungan, pergerakan harga energi dan imbal hasil obligasi global tetap dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga serta valuasi saham.

Dengan demikian, penguatan Nikkei saat ini berlangsung di tengah kombinasi sentimen positif terhadap sektor teknologi, prospek permintaan chip global, perkembangan AI, dan membaiknya sentimen manufaktur Jepang. Selanjutnya, investor akan mencermati pergerakan harga minyak dan imbal hasil obligasi global untuk menilai apakah momentum kenaikan indeks dapat bertahan di atas level 67.000.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar