Pasar saham Hong Kong memulai bulan September dengan tren positif setelah membukukan kenaikan beruntun selama empat bulan terakhir. Indeks Hang Seng dibuka menguat signifikan, melonjak 430 poin atau sekitar 1,71% hingga mencapai level 25.508 poin. Tidak hanya itu, Hang Seng China Enterprises Index juga naik 136 poin atau 1,52% menjadi 9.084 poin, sementara Indeks Teknologi menambah 117 poin atau 2,07% ke posisi 5.792 poin.
Lonjakan Saham Teknologi Dorong Kinerja Pasar
Sektor teknologi menjadi motor penggerak utama dalam penguatan bursa Hong Kong. Alibaba mencatat lonjakan spektakuler sebesar 14,9% setelah laporan laba perusahaan melampaui ekspektasi pasar, memberikan sentimen positif terhadap sektor teknologi secara keseluruhan. Tencent turut menguat 1,4%, Xiaomi naik 1,6%, JD Group bertambah 2,2%, dan Kuaishou meningkat 1,3%. Namun, tidak semua saham teknologi bergerak positif; Meituan justru melemah 1,1%, menjadi pengecualian di tengah euforia kenaikan.
Sektor Keuangan Relatif Stabil
Di sisi lain, saham sektor keuangan menunjukkan pergerakan yang relatif tenang. HSBC Holdings tidak mengalami perubahan berarti, tetapi AIA Group berhasil naik 1,5%. Saham China Ping An juga mencatat kenaikan 1,2%, sementara Bursa Efek Hong Kong (HKEX) menguat 0,8%. Kestabilan sektor ini memberikan pondasi solid bagi pergerakan indeks secara keseluruhan, meski tidak setajam lonjakan saham teknologi.
Sektor Otomotif Catat Performa Campuran
Saham otomotif Hong Kong memperlihatkan hasil yang beragam. BYD anjlok tajam hingga 8% setelah laporan laba perusahaan tidak sesuai dengan ekspektasi investor. Sebaliknya, Geely Automobile justru mampu bertahan dengan kenaikan 1,4%. Sementara itu, Xpeng Motors harus menanggung pelemahan sebesar 1,4%. Perbedaan kinerja ini menunjukkan bahwa sektor otomotif masih menghadapi tantangan, khususnya terkait persaingan ketat dan fluktuasi permintaan pasar.
Prospek Pasar Saham Hong Kong
Dengan dorongan kuat dari sektor teknologi dan stabilitas di sektor keuangan, pasar saham Hong Kong memiliki potensi untuk melanjutkan momentum positif dalam jangka pendek. Namun, investor tetap perlu mewaspadai fluktuasi pada sektor otomotif serta perkembangan eksternal, termasuk kondisi ekonomi global dan kebijakan moneter Tiongkok, yang sangat memengaruhi arah pasar Hong Kong.
Sumber : newsmaker.id




